0

Belum Cukup ?

Posted by Riski Safaat on 10.00
Waktu diibaratkan seperti kepingan kaset yang dapat diputar kembali di Gramaphone, semua kejadian yang telah terjadi di masa lalu telah terekam di dalamnya. Semua tersimpan manis dalam pita nada yang siap dikenang, baik suka dan duka. Senandung nostalgia tiap momentum yang terjadi siap dihidangkan kembali. Namun bukan bermaksud menangisi kegagalan ataupun menyombongkan diri atas semua keberhasilan yang sudah ditempuh. Sebagai manusia aku hanya ingin mendengarkan hasil rekamanku di dalam kaset ini yang membungkusnya menjadi satu sebagai Evaluasi dipenghujung tahun 2013 ini.

Tahun ini terlihat lebih banyak kegagalanya dibanding keberhasilannya. Kegagalan itu sangat menyakitkan memang namun memang harus dihadapi dengan kepala tegak dan jiwa yang lapang. Saya selalu percaya dibalik kegagalan pasti Tuhan punya rencana. Sekarang bagaimana caranya saya bangkit dari kegagalan tersebut dan merubahnya menjadi suatu keberhasilan di tahun depan.

Pada tahun ini juga saya telah mengecewakan banyak orang, sangat banyak sekali yang tak perlu disebutkan. Hanya kata maaf yang bisa saya katakan atas semua kesalahan baik dari sifat perkataan,tindakan maupun prilaku saya yang buruk sehingga menyakiti hati. Terimakasih atas kasih sayang yang telah tercurah untuk saya namun saya belum bisa membalas semua kebaikan kalian semua.

Kemudian di penghujung tahun ini juga saya menemukan beberapa sosok baru yang saya sangat kagumi. Mereka ke depan adalah orang-orang yang membuat saya semangat setiap hari. Namun saya juga tak pernah lupa atas jasa-jasa mereka yang telah menemani saya sedari dulu.

Terimakasih Allah SWT atas semua rahmat yang engkau berikan dari setiap nafas yang saya hembus tiap detik, namun kadang memang saya tak tahu diri masih suka lupa atas semua perintah dan laranganMU. Terimakasih pula saya ucapkan dengan penuh syukur karena masih diberikan orang-orang terdekat yang sangat baik dan selalu mensupport saya.


Mungkin kata “terimakasih” menjadi putaran terakhir di kaset yang terpasang di Gramaphoneku ini. Saya ambil kaset tersebut dan mulai memasukannya dalam cover album yang berjudul “2013”. Lalu saya masukan ke dalam tumpukan lainnya bersama album terdahulu dari 1991 sampai 2012. Selamat tinggal 2013 dan selamat datang 2014. Semoga di tahun depan nanti, saya tetap menjadi manusia yang bersyukur atas semua perjalanan ini sampai saya mengatakan kata “CUKUP”.





0

Kutipan

Posted by Riski Safaat on 01.08

Tuhan, tolonglah kami berdua
agar selalu mengingat 
saat kami berdua pertama bertemu muka
dan saat kasih kami kian mereka indah 
dikala kami mulai menjalin kasih sayang

Tuhan, tolonglah kami berdua 
untuk menerapkan kasih setia,
sehingga tiada apapun jua
yang dapat memisahkan kami berdua,
dan ciptakanlah kata-kata manis serta ramah 
dalam hubungan kamu berdua

Hendaknya hati kami selalu siap sedia
untuk meminta dan memberi maaf 
kala ada yang bersalah diantara kamu

Yaa Allah, Yang Maha Baik
dalam untaian rasa syukur ini sajalah
kami serahkan hubungan kami ini
Amin


0

Bukan aku menyerah mengejarmu namun aku hanya mengalah pada waktu.

Posted by Riski Safaat on 08.43

Aku tak tahu ini obsesi atau bukan. Kamu kujadikan sebagai tujuan hidup. Terlalu muluk memang tapi aku tetap percaya. Tujuan yang membuat lebih kuat dalam menghadapi ke gagalan yang menimpa. Sering kali terjatuh dalam keterbatasan namun harus bangun kembali mengejar ketertinggalan itu. Berusaha meraih tujuan yang sekarang belumku raih.

Memang benar, semenjak kedekatan ini aku senang. Semua seperti mimpi dan hal yang paling ku inginkan sejak lama. Namun tidak seperti yang ku harapkan, komunikasi 2 arah tak terjadi tapi aku menghargaimu.

Bukan menuntut lebih, namun kadang sering kecewa. Jawabmu pun, terasa aku yang memaksakan untuk tetap komunikasi ini berlangsung. Terlalu muluk mungkin angan-angan ini ketika bersamamu, yang tak baik jika terus menerus dijalani.

Berusahaku menjadi orang yang aktif, bahkan sekarang menuju hyperaktif. Sampai-sampai mungkin kamu terasa terganggu bahkan ilfeel. Berusaha membahagiakanmu dengan bukan menjadi diriku yang sebenarnya hanya karena supaya kau tak jauh. Aku kembali tak percaya diri memilihmu yang begitu sempurna.

Akibatnya sekarang aku kehilanganmu lagi. Semakin jauh lagi tujuan itu dari fokus. Semua tak ada yang perlu disalahkan. Aku tak bisa memaksakan kamu tetap disini, dengan berusaha membuatku senang.

Sekarang mungkin semua kembali seperti dulu lagi. Aku tidak apa-apa disini sendiri. Memang lebih baik kita menjaga jarak dulu untuk suatu hari kita didekatkan kembali. Senangku tak terkira semenjak kau disini, tapi kali ini memang lebih baik kita tak bersama dahulu.

Sekarang kejarlah cita-cita dan kebahagianmu dahulu. Biarkan waktu bergulir seperti biasanya. Sudah cukup senang hati ini  berada dalam kedekatan seperti ini. Sudah cukup bahagia pula bisa utarakan semua yang sempat terpendam. Aku cukup bahagia walau hanya sekejap.

Jika memang suatu hari Tuhan YME mempertemukan kita kembali, mungkin kita Jodoh. Namun bila kita tak dipertemukan kembali, hati yang harus lebih banyak bersabar dan tawakal. Jujur aku tak mau seperti ini, tapi harus dijalankan.

Namun semua perlu kau ketahui, hati ini sudah tertutup untuk yang lain karena sudah ada kamu yang mengisi kekosangan selama ini yang padahal secara fisik kau tak ada disampingku. Aku berharap suatu saat nanti kita bisa bersama kembali dan suatu hubungan yang lebih serius, Ikatan Perkawinan. Namun semua kehendakNYA.

Terimakasih, ingin sekali suatu saat aku dapat diizinkan mengenalmu untuk lebih dekat lagi. Terimakasih .

Bukan aku menyerah mengejarmu namun aku hanya mengalah pada waktu.




Riski Safaat



0

Terimakasih September :)

Posted by Riski Safaat on 10.24
Dimana pun kamu, kau lah yang aku tuju.
Coba resapi lagu ini deh.
Terimakasih September :)


Sama satu lagu ini, Tercipta Untukku-Ungu...Dulu jaman SMA demen banget sama lagu ini. Sekarang pas diputerin koq nusuk banget yahhh









0

Subuh Random

Posted by Riski Safaat on 13.32



Tak kusesali cintaku untukmu
Meskipun dirimu tak nyata untukku
Sejak pertama kau mengisi hari-hariku
Aku telah meragu mengapa harus dirimu

Reff:

aku takkan bertahan
Bila tak teryakinkan
Sesungguhnya cintaku
Memang hanya untukmu

Sungguh ‘ku tak menahan
Bila jalan suratan
Menuliskan dirimu
Memang bukan untukku selamanya

Kadang aku lelah menantimu

Pastikan cinta untukku

Video Klip

Live Perform

Subuh-subuh random, habis nganalisa tugas akhir sambil streaming radio, ehh tiba" muterin lagunya Rio Febrian yg judulnya Bukan Untukku. Lirik yg ngena abis dan langsung ga konsen buat lanjut ngerjain TA...hahaha Lebay

Siapapun kamu yang sudah membuatku merasa dalam alunan musik dan lirik ini
"Terimakasih"

0

BAYANGAN

Posted by Riski Safaat on 04.53

Panggung Gelap
Lampu perlahan-lahan menyala
Setting Pekuburan
Seorang pria terlihat bersimpuh di salah satu makam
Sambil memegang kue
Musik main

Lagu 1
Wahai kasih sedang apa disana
Aku disini sendiri tanpamu
Sepi disini apa kau sepi juga disana
Tunggu aku disana bersamamu

Wahai kekasih baik kah kau disana
Menantimu selalu disini
Hati terpenjara sepi
Menunggu kutukan hati ini hilang

Senja terlalu cepat datang
Membekakkan segala kerinduan
Namun ku akan mengobati luka ini
Walau hanya sendiri


Pria
Happy birthday to you, happy birthday happy birthday happy birthday to you.

Nampak pria menyanyikan lagu ulang tahun
                                                                   Dengan sendu            

Pria
Selamat ulang tahun sayang, semoga kita nanti bisa dipersatukan tuhan dalam ikatan cinta disurga nanti. Tunggu aku disana sayang.

Pria
Hari demi hari ku lewati tanpamu. Senja yang kurindukan juga selalu cepat pergi. Padahal aku sudah menunggunya dari pagi. Kenapa hal yang indah seperti itu, Tuhan selalu membuatnya cepat pergi.
Pria
Sama seperti dirimu. Orang yang paling aku cinta,namun kenapa kau cepat pergi ? meninggalkan aku sendiri dalam gelap.

Pria
Malam terlalu dingin untukku, jika hanya melewatinya sendiri. Tak ada  cahaya lilin ataupun lampu yang menerangiku.

Pria
Ku yakin lampu itu menyinari di kuburmu. Namun tidak pada diriku.

Nampak bayangan seorang wanita muncul
Mengak pria untuk pergi

Pria
Maria..Maria…kau disana ? sedang apa kau disana ?Maria….

Bayangan wanita keluar dari panggung
Pria pun mengejarnya keluar panggung
Setting berubah menjadi sebuah taman yang indah
                                                       Pria masuk sambil kelelahan

Pria
Maria..Maria..Kau dima...na ?

Pria terkejut
Ternyata ini taman yang pertama kali dia bertemu

Pria
Maria..Kenapa kau membawaku ke tempat seperti ini ? Kau rindu padaku ? Bukannya kau ada di taman surga ? yang lebih indah dari taman yang busuk ini ?

Pria tersebut sedih

Pria
Aku tak ingin seperti ini ?hanya jadi pria bodoh dan tak ada masa depan. Hanya bisa menangisimu setiap hari. Tak ada lagi semangat dalam diriku jika tanpamu disini.

Pria
Jujur aku lelah seperti ini. Tak bisa bangkit dari keterpurukan ini. Semenjak kejadian itu..Aku menyesalinya. Mariaa….

Pria tersebut segera mengambil batu yang ada di taman
Dan memukulnya kepala
Pria tersebut pingsan
Blackout
Lampu mulai menyala
Menghiasi taman yang indah
Pria mengenakan pakaian putih dan Nampak seorang wanita
Pria tersebut terlihat bangun dari tidurnya
Sambil megang kepalanya
Nampak kepusingan

Maria
Masih hendak tertidur dari situ ?

Pria
Hah ?? Maria

Pria terkejut

Maria
Dasar pria lemah. Aku kecewa padamu.

Pria
Kenapa ?

Pria Nampak menggapai maria
Namun tak bisa

Maria
Cinta itu mencari keabadian. Manusia memang sudah takdirnya akan saling mati dan meninggalkan satu persatu orang yang dicintainya. Namun cinta yang tersimpan dalam kalbu tidak akan pernah mati.


Maria
Cinta yang kita dapat berasal dari Maha Pemberi Cinta yakni Tuhan. Kau lupa dengan nama kita yang telah tertulis di Jabbal Rahmah ?

Pria Nampak sedih
Menangis
Menyesali perbuatannya

Maria
Kau adalah seorang pria yang nanti akan menjadi kepala keluarga. Kehilanganku jangan menjadi alasan untuk kau tak lagi bersemangat. Kau lupa klo kau masih punya Tuhan ? kau masih bisa berdoa, bersimpuh dan mengadu padanya.

Maria
Semua sudah menjadi suratan yang tak mungkin kembali lagi. Sekarang bukan waktunya menangis menyesali semua. Cintaku padamu pun aku bawa sampai matiku. Namun semua cintaku padamu takan lebih besar daripada cintaku terhadap Sang Pemberi Cinta.

Maria
Ku yakin padamu kau akan kuat dan tegar walau tanpa diriku. Aku tak salah mencintai pria sepertimu. Kau pria yang paling tegar dan ikhlas menerima segala kekuranganku.

Maria
Sekarang angkatlah dahimu..Tegarkan bahumu sama seperti saat aku bersandar dibahumu saat menangis. Bangunlah dari tidurmu sekarang dan jadikan hidupmu penuh warna walau tanpaku. Ku yakin kamu bisa.

Blackout
Nampak pria bangun dari tidurnya
Pria sadar

Pria
Argghhh…kepalaku…sakit…Maria

Pria
Terimakasih Maria kau telah sadarkan ku

Pria keluar dari panggung
Kembali ke Makam Maria
Blackout
Lampu menyala
Pria duduk di makam

Pria
Maria…Aku sungguh malu sekarang menitihkan air mata di depanmu. Seharusnya aku tak begini. Terimakasih telah menyadarkan aku sekarang. Aku akan berjuang sekarang sampai aku mati demi segala cita-citaku.

Pria
Bayanganmu sangat menginspirasiku dalam menghadapi tantangan hidup. Walau hanya bayangan samar berbarengan dengan senja. Aku akan menghidupkan malam dengan cahaya terangku sendiri dan akan ku terangi dunia ini sehingga kau tersenyum melihatku disurga sana. Sampai kapan pun aku mencintaimu Maria. Sekarang, ada atau tidaknya dirimu disampingku aku akan tetap berjuang demi mencari kebahagiaan yang hakiki.

Pria berdiri

Pria
Selamat tinggal Maria. Akan kubawa semangat dari dirimu sampai semua cita-citaku tercapai. Terimakasih Maria

Musik sedih masuk instrument piano
Blackout
END

Tangerang,21 September 2013
Riski Safaat








0

Selamat Jalan Teman :(

Posted by Riski Safaat on 07.55
Lonceng di sekolah telah menunjukan jam 3 sore..
Waktunya pulang ke rumah..
Ibu yang biasanya menjemputku pulang tak kunjung datang..
Mungkin karena hujan deras..

Beruntungnya teman-temanku yg bisa dijemput dengan kendaraan mewahnya..
Namun aku tetap bersyukur walau tubuhku tak sempurna..
Aku tetap menunggu Ibu yang akan menjemputku...
Namun sudah 1 jam lebih Ibu tak kunjung datang...

Tak lama tiba-tiba muncul salah satu teman...
Iya temani aku sambil menunggu hujan...
Tak tega dia melihatku menunggu sendirian..
Sangat hangat suasana saat itu..

Ibu tak kunjung datang...
Hujan tetap deras...
Temanku menawari untuk menggendongku...
Aku terharu dengan kebaikan temanku...

Dia mulai mengangkatku dari belakang...
Tubuhku yg lebih besar dari dia membuat dia keberatan...
Namun dia tetap ikhas...
Tak pernah ku temui sahabat seperti dia...

Kami lewati jalanan yang becek berdua...
Dengan payung ditanganku dan dia yang menggendongku...
Aku terharu saat ini...
Setetes air mata keluar...

Sesampainya di rumah dia membantuku menemui ibu...
Ternyata Ibu sudah tergeletak di lantai dan tak bernafas lagi...
Ibu sudah dipanggil Tuhan...
Aku menangis sedih kehilangan...

Sudah 4 tahun setelah kepergian Ibu...
Ayah yang telah pergi entah kemana....
Hanya ada teman setiaku..
Tetap menggendongku kemana pun aku pergi...

Banyak teman yang memberikan bantuan uang dan materi kepadaku...
Tetapi hanya dia yang mau menggendongku selama hampir 4 tahun...
Terimakasih teman...
Doaku selalu menyertaimu dan semoga kau tenang di surga sekarang...

Selamat Jalan Teman...


0

Doa untuk Diah

Posted by Riski Safaat on 10.51

Ploooong sudah rasanya setelah meyutradarai pementasan "Doa untuk Diah". Pementasan berdurasi 14 menit ini mengisahkan tentang cita-cita, realita dan keluarga. Diah yang diperankan oleh Fransiska Amelia, seorang anak kecil terlahir dari keluarga yang miskin namun mempunyai cita-cita yang amat mulia, yakni Presiden. Anak kecil yang polos, lugu dan cerdas mempunyai kritikan pedas terhadap pemerintah. Dimana dalam dialognya Diah menceritakan bahwa "Presiden sekarang Budeg". Budeg dalam artian kurang mendengar aspirasi rakyat,khususnya orang-orang kecil seperti keluarga Diah ini. Tokoh Ibu yang dperankan oleh Gizela Cindy pun tak kalah bagusnya. Ibu yang tak mau anaknya Diah bernasip sama sepertinya, punya cita-cita yang tinggi namun terbentur masalah dana dan support. Kemudian hadirnya tokoh ayah diperankan oleh Dionisius Evan pada pertengahan adegan, menambah warna terang dalam keluarga ini. Ayah yang berkarakter tegas dan lebih berfikir realistis terhadap cita-cita Diah. Awalnya sang ayah pesimis akan cita-cita Diah, namun Ibu memberikan contoh tentang teori sebuah batang lidi. Dimana jika hanya satu batang lidi digunakan untuk menyapu maka akan cepat patah namun bila lidi itu banyak,maka akan kuat digunakan untuk menyapu . Teori sederhana tersebut bermakna agar mereka sebagai orangtua harus bisa merawat dan menjaga mimpi anaknya agar tidak cepat patah karena lewat doa dan dukungan mereka orangtuanya mimpi diah akan menjadi nyata. 

Banyak pesan yang ada dari pementasan "Doa untuk Diah" ini, diantaranya :
1. Mengenai cita-cita dan mimpi
Jika kalian punya mimpi jangan nyerah untuk menggapainya. Diah punya mimpi
ingin jadi Presiden. Kamu cita-cita pengen jadi Dokter, Artis, atau mimpi punya    pacar sholehah juga boleh. Kejar terus broo dan jangan berhenti bermimpi. Tapi inget mimpinya yg positif yah jangan mimpi jadi bandar narkoba juga.
2. Mengenai Keluarga
Gimana sih keluarga supaya tetap hangat ? Gimana sih menjaga kerukunan antar keluarga ? Yaa simple aja koq, saling menghargai, saling mendukung dan komunikasi. Semoga dengan adanya pentas ini tali kekeluargaan di Teater KataK tetap terjaga sampai kapan pun. 

Nah gw bukan sutradara hebat juga yang udah menyutradai puluhan naskah, tapi mau sedikit berbagi aja gimana tugas-tugas dan tips jadi sutradara. 
1. Naskah
Banyak naskah yang di sutradarai oleh penulisnya sendiri. Nah klo itu udah gampang, karena penulis udah tahu jalan cerita dan alur dari naskahnya. Bagi naskah yang buatan orang lain, hal yang sering-sering kalian lakuin adalah Baca. Baca berulang-ulang sampe ketemu maksud dari naskahnya itu apa ? Tujuan naskah ini apa sih ?. Nah setelah baca naskah pasti dapet tuh kira" latar tempatnya kaya gimana ? Tokohnya seperti apa ? Blockingnya kaya apa? Keluar masuk pemain ?lightingnya mau kaya gimana ? propertinya mau kaya gimana ? kostumnya ? make-up dan musiknya? Nah setelah udah tahu naskahnya gimana, saatnya bedah naskah bareng-bareng ke pemain. 
2. Pemain dan crew
Biasanya klo pementasan besar ada audisinya, tapi karena persiapan pentas ini cuma  2 minggu pemain harus segera dicari dan dapet. Nahh di pentas ini pemainnya cuma 3 orang dan dialognya cuma sedikit,jadi agak bersyukur aja. Minggu pertama, gw lakuin adalah reading dan bedah naskah dengan pemain.Setelah pemain tahu jalan cerita, makna dari tokoh yang mereka perankan apa, kira-kira bayangan mereka akan gimana nanti, nah itu, Diskusi.Pemain diwajibkan hafal naskah selama satu minggu dan membaca terus menerus sambil mencari referensi. Minggu kedua pemain sudah diwajibkan lepas naskah. Nah karena naskahnya singkat, bisa lah pemain ngafalin seminggu doing. Intinya sih time management, sutradara sudah wajib punya catatan sendiri kapan ngelakuin blocking, kapan latihan dengan music,kapan latihan dengan property, latihan pke kostum kapan, latihan dengan make-up kapan, gladi kotor dan gladi kotor. Tugas sutradara membuat naskah itu menjadi hidup dalam alur naskah. Harus diperhatikan juga adalah hak dan kewajiban dalam mengadakan suatu pementasan. Saling menghargai antara sutradara, pemain dan crew itu penting, klo ada masalah dan kurang sreg segera diskusi. Tugas penulis naskah adalah menulis naskah, tugas sutradara adalah menafsirkan naskah lewat adegan yang diperankan tokoh/pemain, tugas pemain adalah menyampaikan dialog dan pesan yang ada di naskah untuk penonton, sedangkan crew bertugas untuk mendukung segala yang dibutuhkan dalam pementasan baik music,makeup, kostum,property dan tata cahaya agar adegan sesuai dengan naskah dan terciptalah pementasan yang indah, menghibung dan penuh makna.
3. Waktu
Kesuksesan sebuah pementasan gue melihat dari latihan sih. Kedisiplinan menjadi kuncinya. Gw sendiri ga sempurna sih dalam menyutradarai kadang suka telat juga. Selagi masih ada waktu sebelum pentas, biasanya gue mengecek semua property. Karena ini pentas singkat jadi gw juga merangkap sebagai Properti juga. Banyak yang bisa lo tambah-tambahin sebelum pentas dimulai. Intinya hargai waktu.
4. Berdoa
Percuma latihan keras kalo ga berdoa J
5. Penonton
Perlakukan penonton seperti raja. Penonton adalah segalanya. Intinya suatu naskah harus tersampaikan pesan moral yang dimainkannya ke penonton.

Berikut adalah dokumentasi yang diambil saat pementasan berlangsung :
























Dok : Viriya Paramita

0

Thx to you,mba :)

Posted by Riski Safaat on 20.59

Starting from how it feels to be the first child
Awkward questions that initially
but must keep my opponent
I replied load

Long strands of story you want me to
About myself, and the ideals of family
Asp once when I told you
Exceeds shade of a tree while we are below

It's nice when I share the story of you
Simple but meaningful conversation
I guess things are different, but this time not as usual-usual
Hearts began to flare and interested in you

But I try to resist it
No he should not do not deserve me
She's a good woman definitely get a good guy anyway
open like

Niches heart will surely miss the convenience of it again
Who knows when it happened
But the soul is not grandiose to ask you to always hand
Just want a simple thing such as this happens again

with you
we
mutual
tell

0

R A B A S #Dibalik

Posted by Riski Safaat on 10.22
Kadang lelah untuk bersabar
Bersabar menunggu kita dipertemukan dalam suatu waktu
Yang tak akan mungkin pernah kita lupa sampai akhir hayat pun
Ingin sesekali menyapamu, namun aku takut
Takut cepat menginginkanmu tanpa kesabaran

Senyummu membuat hatiku cepat luluh kepadamu
Dalam hati selalu bertanya, kapan aku bisa memilikimu ?
Namun aku tak mau gegabah dalam memilikimu
Menggapai tanganmu hanya dalam angan

Kau wanita yang special
Mawar cantik masih memilki duri namun kau berbeda
Tak ada benda yang dapat ku beri padamu sebagai tanda cinta
Hanya hati yang bisa menguji kesabaran untuk menunggumu

Sempat ku hampir ceroboh untuk mendekatimu
Namun Tuhan paham, tak biar kan moment itu terjadi
Bukan karena Tuhan tak izinkan, kurasa ia sedang mengujiku
Dalam keseriusan memilikimu

Harapku, kau tetap menjadi dirimu sendiri beserta impianmu
Aku tetap pada impianku yakni mimilihmu jadi yang terakhir
Tak ragu lagi hati ini memilih hatimu
Semoga kita sama-sama saling mendoakan yang terbaik

Cukup hati ini berpetualang dalam kisah cinta yang sesaat
Kedewasaan membuatku mencari kamu karena ku yakin kamu yang terbaik
Walau bukan saat ini aku dekat denganmu
Ku harap suatu hari nanti kita bisa duduk berdampingan

Semoga suatu saat nanti Tuhan mengizinkan kita bertermu
Entah dimana pun tempatnya
Dalam hatiku selalu yakin jika kau juga untukku
Namun Tuhan menyimpan kau lebih aman dari aku menjagamu

Sampai bertemu nanti
Ku rindukan semua mimpi ini
Bersamamu
nyata

Copyright © 2009 Ekki KataK All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.